Tips

Useful tips to remember....food, kids, health, house, etc.

Tuesday, April 05, 2005

Melon Bread

Diambil dari resepnya Urawaza , terus dimodifikasi

Bahan isi:
Roti 4 lembar dipotong mjd kotak2 kecil atau bread crumbs +/- 160 gr
Susu cair secukupnya

Bahan luar:
Tepung hotcake (bisa morinaga atau showa) 150 gr
Telur 1 btr
Butter 20 gr
Susu cair 1 sdm

Cara

Untuk membuat isi:

Campurkan susu dan roti sampai rotinya seperti kalis
buat bulatan2 dengan kepalan tangan.
Biasanya dgn bread crumbs 160 gr bisa jadi 8 bulatan
Lalu diamkan sambil membuat lapisan luar

Untuk membuat lapisan luar:
Cairkan butter
Masukkan telur lalu kocok dgn tangan
Masukkan tepung hotcake dan susu
Aduk dengan tangan hingga kalis dan ga nempel
Alas talenan dgn plastik wrapper, letakkan adonan, lapis lagi dgn wrapper (jadi atas-bawah)
haluskan dengan penggilingan kayu sampai pipih dan sebesar talenan
simpan di kulkas selama 15 menit
Setelah 15 menit, keluarkan adonan
Potong2 menjadi 8 bagian, pipihkan lagi
Bungkus masing2 adonan isi dengan lapisan luar
Rapikan dengan tangan menjadi bulat agak pipih
Sayat sedikit bagian luarnya agar ada alur kotak2
Gulirkan di gula pasir (granulated sugar)
Panaskan oven 180 derajat sebentar
Lalu bakar selama 15-25 menit (sampai warnanya kuning kecoklatan)

Selamat menikmati...^_^


melon bread

Rendang Ayam

Bahan :

Ayam utuh 1
Bawang merah 8
Bawang putih 4
Laos 2 ibu jari/2 sdm
Jahe 1 ibu jari/1 sdm
Ketumbar bubuk 2 sdm
Kemiri 1 sdm
Cabe giling 2 sdm
Santan 3/4 butir (bila santan sedikit, minyaknya agak banyak)
Daun salam 4/5 lbr
Daun jeruk purut 4/5 lbr
Daun kunyit secukupnya
Serai 2 btg (dikeprok dulu)
Kayu manis 1
Cengkih 4 butir


Cara :
ayam dipotong2 lalu diberi asam (jeruk nipis) garam
tumis bumbu halus
masukkan ayam hingga tercampur bumbu dan kaldu ayam meresap ke bumbu
(tidak sampai setengah matang)
masukkan daun-daun agar ikut meresap
angkat ayam, masukkan santan, masak hingga didih
bila santan sudah agak kental, masukkan ayam kembali
(dgn begini ayam tdk sampai hancur)
masak hingga ayam empuk

Silakan mencoba...^_^


Tuesday, September 21, 2004

Bakwan Jagung

Bahan:
5 buah jagung manis/muda
100 gram udang, kupas dan cincang
3 siung bawang putih, iris halus
2 sdt ketumbar bubuk
1 sdt soda kue
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 buah cabe merah/hijau, iris halus
1 batang daun seledri, iris halus
2 batang daun bawang, iris halus
3 butir telur kocok
3 sdm tepung terigu

Cara Membuat:
1. Sisir jagung, lalu tekan-tekan pada cobek hingga agak memar.
2. Campur jagung dengan sisa bahan.
3. Goreng sesendok demi sesendok sampai matang.



resep dari
keluarga nugraha

Melatih Anak Berpuasa [Mbak Rose]

A. Susah makannya si Sulung dahulu, di 'benerin'.

Caranya :
1. Ketika si kecil 'nagih' jangan diberikan apa yg dia mau ( kue, buah jajanan, dsb). Sebenarnya anak pasti lapar, karena tidak makan cukup ( yg 3 X itu ). Kecuali apa saja boleh alias banyak diskon :D.
2. Waktu makan kalau bisa benar benar on time.
3. Diberikan reminder, misal : - makan mesti habis, kalau habis ada hadiah kue/ snek, es krim dsb pada jam 2-3-5 nanti. - Yang tidak habis tidak ada happy hour :).
4. Volume makanan dipiring Jangan terlalu Penuh, atau kebanyakan; ada nasi, mie, ayam, ada sosis, ada sayur sop, salad, kerupuk dan keripik( ampe 10 sempurna ) :D . Bagi anak gak suka makan, Hidangan penuh, bikin gerah duluan.
5. Hidangan simple ( maklum anaknya susah makan). misal : nasi, sayur bayam/horenshou pake jagung muda. malamnya : nasi ma ayam goreng.dst.
6. Hati si Ibu harus TEGA dan sabar denger 'nyanyian' nya yg kalau pertama kali di setrap pasti luamaaa nangis :). Tapi 3 x usaha saja, insyaAllah bisa berhasil bila si ibu juga berhasil menahan hati.
7. Diwaktu lain ( mau tidur atau lagi masak ), celoteh in yg indah indah tentang si wortel, si sosis, biar adek, mas kuat pintar, cantik seperti Ayah dan Ibu.
8. Gambar pilihan menu dimajalah bisa jadi alat bantu.
Dulu gak sengaja kami sedang baca buku cerita anak ( onigiri & kudamono). Cakep cakep banget kan gambarnya. Lalu anak anak saya ajak diskusi lucu dan ringan. Ternyata Akbar bilang dia mau makan nasi kotak dan ada matanya ( wortel hias), jangan banyak banyak donk ( saya langsung ngeh sama 10 menu tadi :D). Kemudian selanjutnya saya cari~iiin dimajalah atau guntingan dari buku Yochien bekasnya. Saya susun sambil nanya besok menu nya apa ?, Jawabnya antusias banget.
Tidak apa apa gambar makanan apa aja dibuku tsb. Yang penting ibunya telaten mengajar, bahwa ibu bisa buat yg cantik seperti di buku tapi halal. Palagi kalau lagi masak mereka ikutan merecoki, asyiik deh waktu makannya nanti ! ( alias asyikk juga bebenah nya , double berantakan :)

B. Melatih Puasa

1. Ikutan sahur sejak kecil tuk menanam suasana indah dihati jundi jundi tercinta. Puasa 1/2 hari gak pp, sampe jam 9 -10 buka pun gak pp, ntar puasa lagi dan seterusnya.
2. Empiris saya :), Akbar dan keke udah ikutan puasa sejak umur 3 dan 4 tahun. Sadis ya ?...:D , tapi sesuai dg kemampuan mereka lho !. Mungkin Bumbu cerita ibunya hot , jadi anak anak Mau Banget Tanpa terpaksa. Walhasil kelas 1 SD udah Full , malah kadang saya yg sering nanyain 'buka aja pa ya dek , mas ? koq lemmess'. ( biasa hati ibu itu sering gak tega). Nah justru kadang ditanya in kondisinya, bisa membuat anak anak menjadi bebas, merasa tidak dipaksa.
3. Yg penting buanget, emang Konsekwen itu kunci keberhasilan ( taelah :D).
4. Saya baca di Koran lama(lupa), Sambut Ramadhan dg suasana awal yg suka cita : hiasin kamar adek, mas atau ruangan dg kertas warna warni atau gambar, balon dsb. Tapi sekarang anak saya udah besaran sih , jadi nyambutnya pake ' makanan lezat ', ' hadiah buku ', hiks hiks. ( harus siap modal nih ! :D).

Pernah saya tidak konsekwen, lihat mereka tidur lelap di selimut, dingin lagi. ' gak jadi bangunin, besok lagi deh'. Tapi suami menyarankan kalau tidak sejak dini, saya akan menangis darah. Hiperbolis yah.Tapi benar,hasilnya lumayan lho.

Jadi anak puasa sejak kecil latihan yg 'penting'. Oya Akbar juga suatu hari pernah bilang gini : 'asik, gak makan'. he-he...mungkin karena dia susah makan. Tapi g pp , Masa itu akhirnya berlalu. Jangan terlalu khawatir lho. Tentu sang Ibu tahu benar bgmna yg baik tuk buah hati.